LinksOut

http://bacelzone.com/ http://www.woothemes.com http://www.masterwebnet.com

Trafic

 

Internet Sehat

About Me

Foto Saya
Vapor Voyager Saputra
slamat datang... semoga blog ini dapat bermanfaat bagi anda
Know More...

Followers

Sample Text

Looking for something ?

Pilih Format DVD : Plus atau Minus?

Written By Vapor Voyager Saputra on 13 April 2011 | Rabu, April 13, 2011


Sampai pada hari ini, masih ada saja pesan jalur pribadi yang sampai pada mailbox saya terkait format DVD. Biasanya, mereka menanyakan mana yang lebih baik dalam membakar DVD, dengan DVD+R (DVD plus R) atau dengan DVD-R (DVD minus R). Ada yang berkata bahwa DVD+R lebih baik dari DVD-R dan sebaliknya. Ada pula yang mengatakan bahwa DVD-R lebih kompatibel dengan banyak player dibandingkan dengan DVD+R. Oke, bukannya saya tidak ingin teman-teman lebih sering mengirimkan e-mail, tetapi supaya para pembaca tidak bingung, saya akan mencoba untuk menjelaskan mengenai kelebihan dan kelemahan masing-masing format.
Kebutuhan akan pembakaran DVD tidak luput dari hasil akhirnya yang akan dibaca pada DVD Player, entah itu DVD Video Player atau DVD-ROM drive. Nah, hasil bakarannyalah yang menentukan lebih baik memakai format yang mana. Sebenarnya, dewasa ini, hampir semua player sudah mendukung kedua format, baik DVD-R maupun DVD+R. Permasalahannya adalah jika Anda memiliki player lama yang belum mendukung kedua format. Permasalahan lainnya juga terletak pada beberapa player dengan merek Cina yang hanya mendukung DVD-R.
DVD-R merupakan format yang didukung oleh The DVD Forum. Pendirinya terdiri dari 10 perusahaan yang terdiri dari Hitachi, Matsushita, Mitsubishi, Pioneer, Philips, Sony, Thomson, Time Warner, Toshiba, dan JVC. DVD-R dibuat sengaja untuk menggantikan posisi dari CD-R. Oleh karena itu, kebanyakan orang yang sering menggunakan CD-R akan selalu menggunakan DVD-R sebagai medianya. Kapasitas DVD-R adalah 4489 MB. Jika Anda menggunakan DVD-R, beberapa feature pembakaran yang dimiliki juga sama dengan CD-R, seperti memiliki feature simulation burn.
DVD+R merupakan format yang didukung oleh DVD+RW Alliance. Aliansi ini dibentuk oleh Dell, HP, Mitsubishi, Philips, Ricoh, Sony, Thomson SA, dan Yamaha. Dapat dilihat adanya tiga anggota pendiri DVD Forum melakukan aliansi DVD+RW. DVD+R saat pertama kali diluncurkan memang memiliki hasil bakaran yang lebih baik. Hal ini disebabkan karena DVD+RW Alliance menemukan teknologi yang bernama ADIP yang mampu membakar lebih baik. Kapasitas yang dimiliki oleh DVD+R hanya 4483 MB, lebih sedikit dari DVD-R.
Dahulu, sebuah drive DVD burner mampu membakar DVD+R sampai dengan 4600 MB dengan teknik overburning. Sayang, sampai sekarang overburning pada DVD+R tidak lagi bisa dilakukan. Feature yang sangat ditonjolkan oleh DVD+R adalah book typing atau bitsetting. Bitsetting merupakan sebuah feature yang membuat setiap keping DVD+R dapat dikenali sebagai DVD-ROM dan DVD-R (tergantung setting utamanya) pada sebuah player. Bisa berarti bahwa DVD Player yang hanya mau memutar DVD-ROM dan DVD-R bisa juga membaca konten yang ada pada DVD+R.
Melihat pengalaman saya, memang saat saya memiliki sebuah DVD Player yang hanya bisa memutar DVD-R, saya bisa memutar semua video yang saya bakar pada keping DVD+R. Akan tetapi, sekarang ini hampir semua DVD Player dengan merek ternama mampu memainkan DVD-R dan DVD+R. Jadi pembakaran film pada DVD-R atau DVD+R tidak akan membuahkan masalah. Untuk hasil bakaran juga sama. Dulu, pembakaran sebuah DVD-R yang prima memang susah untuk didapat. Akan tetapi sekitar tahun 2005, hal tersebut tidak lagi terjadi. Tweaking yang dilakukan oleh para anggota DVD Forum sudah membuat DVD-R dapat dibakar sebaik DVD+R.
Nah, pada tahun 2010 ini, pemilihan DVD tidak usah lagi dibingungkan dengan pemakaian format (+) atau (-). Pemilihan yang harus dilakukan adalah penggunaan media. Usahakan untuk membakar DVD dengan media asli, bukan palsu. Dengan begitu hasil bakaran yang prima akan Anda dapatkan.
Bagaimana dengan beberapa merek DVD Player Cina yang tidak bisa membaca DVD+R? Hal ini sekali lagi bisa dipecahkan dengan memasang bitsetting ke mode pengenalan DVD-ROM. Seharusnya DVD Player tersebut dapat memainkan film yang dibakar pada DVD+R.
Semoga artikel ini dapat menjawab pertanyaan teman-teman yang mengirimkan e-mail ke saya.

Rabu, April 13, 2011 | 0 komentar | Read More

Hilangnya Kapasitas Hard Disk Saya


Suatu ketika saya sedang berjalan pada sebuah pusat perbelanjaan komputer terbesar di Jakarta. Saya mendatangi sebuah toko yang pemiliknya sudah cukup lama saya kenal. Setelah lama mengobrol dengan sang pemilik toko, datang seorang pelanggan yang hendak membeli sebuah hard disk eksternal. Tidak lama kemudian salah seorang karyawan toko tersebut menyodorkan beberapa merek dan model kepada sang pelanggan. Sang pelanggan pun memilih salah satu model yang telah ditawarkan. Di sinilah saat permasalahan mulai muncul.
Sang pelanggan membeli sebuah hard disk eksternal dan langsung meminta untuk dicoba pada sebuah notebook. Proses ini dilakukan untuk menentukan apakah hard disk tersebut dapat berjalan dengan baik atau tidak. Namun, bukannya raut senang yang terlihat di wajah pelanggan tersebut, tetapi malah kekecewaan yang terbesit pada raut mukanya. “Saya ini membeli sebuah hard disk eksternal 320 GB, mengapa hanya 298 GB saja yang tertera?”.
Kejadian ini merupakan satu dari banyak kejadian yang saya temukan saat berkunjung ke pusat perbelanjaan tersebut. Tidak jarang konsumen mempermasalahkan perbedaan kapasitas ini. Ada yang berkata bahwa sang produsen membohongi calon pembeli. Bahkan, ada yang bilang bahwa toko tersebut menjual barang palsu. Tidak hanya di Indonesia, bahkan Western Digital sebagai salah satu produsen hard disk terbesar pernah dituntut karena kapasitas yang tersedia berbeda dengan yang tertera pada label. Ada apa sebenarnya?
Agar Anda tidak terkecoh seperti si pelanggan pada kasus di atas tadi, ada sebuah penjelasan sederhana di balik semua ini. Para produsen media penyimpanan selalu memproduksi media penyimpanannya dengan sejumlah kapasitas. Mari kita ambil contoh hard disk Western Digital Caviar Black 500 GB yang berarti memiliki kapasitas 500 GB. Pada saat hard disk tersebut diformat, kapasitas yang tersedia adalah 465 GB, berbeda 35 GB dari janji produsen yang tertera pada labelnya. Padahal, 35 GB tersebut bisa saja dipakai untuk menyimpan sedikitnya tiga film DVD dual layer ditambah beberapa file musik dengan kompresi MP3.
Para produsen selalu menggunakan definisi secara desimal yang menyatakan bahwa 1 KB adalah 1000 byte. Ini berarti bahwa 500.000.000.000 byte adalah 500 GB. Berbeda halnya dengan komputer yang memakai kode biner (binary) untuk mendefinisikan kapasitas. Definisi kode biner yang dipakai oleh sistem operasi pada umumnya tersebut menyatakan bahwa 1 KB adalah 1024 byte. Oleh karena itu, jika Anda ingin menghitung jumlah kapasitas tersebut adalah:
500.000.000.000 byte dibagi 1024³ = 465,661 GB atau
500.000.000.000 byte dibagi 1024 = 488.281.250 KB
488.281.250 KB dibagi 1024 = 476.837,158 MB
476.837,158 dibagi 1024 = 465,661 GB
Untuk menghindarkan permasalahan, produsen seperti Western Digital dan Seagate (dan juga produsen lainnya) selalu memberikan penjelasan mengapa ada perbedaan antara kapasitas yang diumumkan dan kapasitas yang didapat.
Pada website WD, tulisan di atas muncul pada setiap spesifikasi produknya
Bahkan Seagate memberikan sebuah knowledge base khusus masalah kapasitas. Dalam hal ini, produsen tidak bisa diklaim sebagai pembohong. Para penjual di toko juga tidak bisa disalahkan sebagai penjual barang palsu. Jadi dengan penjelasan di atas,  sekarang Anda tidak pusing lagi kan?
Rabu, April 13, 2011 | 0 komentar | Read More

Hal yang Perlu Diketahui Tentang SSD


ernyata, banyak yang belum tahu mengenai Solid State Drive atau yang sering disebut dengan SSD. SSD adalah salah satu media penyimpanan utama selain hard disk. Di dalam sebuah komputer, SSD dan hard disk berfungsi sebagai media untuk menaruh semua data. Booting sebuah komputer juga menggunakan kedua benda ini.
Sayangnya, tidak semua orang mengenal SSD. Beberapa orang yang saya temui hanya mengemukakan pendapat “Katanya sih kencang….” tanpa mengetahui seberapa kencang kecepatan sebuah SSD.
Di kesempatan kali ini, tim Jagat Review akan mengulas beberapa hal yang berhubungan dengan SSD. Kami berharap tips kali ini membuat Anda lebih paham mengenai SSD. Walaupun begitu, artikel ini mungkin jauh dari sempurna. Oleh karena itu, jika Anda memiliki tips mengenai pengenalan SSD lainnya, kami berharap Anda mau memberitahukannya kepada kami.

1. TRIM

Di artikel mengenai SSD yang ada di Jagat Review, kami selalu menyarankan pembelian SSD dengan menggunakan TRIM. TRIM merupakan sebuah perintah yang langsung ditujukan kepada firmware dari SSD. Jika Anda belum tahu, firmware itu sama dengan BIOS komputer pada umumnya.
Sebuah media penyimpanan akan selalu menulis dan membaca data. Saat menghapus sebuah data, hal tersebut sebenarnya juga merupakan sebuah kegiatan menulis data pula. Di sebuah hard disk, kegiatan penghapusan data tidak sepenuhnya terhapus. Yang terhapus adalah sebuah link yang merujuk ke data tersebut di rentetan data yang disebut dengan Table Of Content. Saat ada data yang mau ditulis di tempat (sector) yang sama, data baru tersebut akan ditimpa langsung di tempat data (sector) yang lama. Hal ini disebut dengan Overwriting.
Dalam hard disk, kegiatan overwrite ini adalah biasa. Sayangnya, tidak untuk SSD. Kegiatan overwriting akan menimbulkan “sampah data” atau bahasa Inggrisnya adalah Garbage. Garbage ini yang menyebabkan sebuah SSD akan melambat seiring dengan waktu karena data lama masih ada sehingga membuat SSD harus memilah antara data lama dengan yang baru. Hal ini membuat SSD lamban dalam membaca data.
Di sinilah TRIM unjuk gigi. TRIM memastikan saat sistem operasi mau menulis di sektor yang sama, data yang lama akan terhapus total tanpa ada sampah lagi. Selain itu, fungsi TRIM juga akan membuat semua sektor yang dihapus dan diformat menjadi bersih. Hal ini akan membuat sebuah SSD menjadi kencang sama seperti yang baru.

2. Isi dari SSD

Anda pernah melihat isi sebuah SSD? Sebuah SSD tidak berisikan mekanik rumit yang sama seperti hard disk. Jika Anda pernah melihat sebuah RAM (Random Access Memory atau memori komputer), isi dari sebuah SSD mirip dengan itu. Seperti gambar yang ada di atas, SSD hanya terdiri dari sekumpulan memori yang dipasang di sebuah board.

3. MLC dan SLC

Pernahkah Anda mendengar mengenai SLC dan MLC? Kedua nama ini merujuk kepada tipe memori yang dipakai SSD. SLC kepanjangan dari Single Level Cell. Sesuai dengan namanya, memori jenis ini akan menyimpan sebuah bit data di sebuah cell memori. MLC atau Multi Level Cell, menyimpan dua bit data pada sebuah cell memori. SLC memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan MLC. Kecepatan adalah yang pertama. Selain itu, SLC juga memiliki siklus hidup yang lebih lama dari MLC. Sayangnya, harga memori jenis SLC lebih mahal dari MLC, membuatnya jarang ditemukan di consumer SSD.

4. Kecepatan

Anda sudah melihat point nomor 2? Sebenarnya, hal tersebut sudah terjawab. SSD tidak memiliki mekanik yang harus bergerak terlebih dahulu dalam menulis dan membaca data. Selain itu, SSD tidak perlu melakukan putaran spindle seperti sebuah hard disk. Semua dilakukan secara elektris. Seberapa cepat SSD dibandingkan dengan HDD? Anda bisa melihatnya langsung di video yang ada artikel ini.

5. Lebih Aman

Ada beberapa pendapat yang berkata bahwa sebuah SSD lebih aman dibandingkan dengan hard disk. Kami pun memiliki pendapat yang sama. Alasan pertama adalah sebuah SSD yang tidak memiliki mekanik di dalamnya membuat media penyimpanan ini tahan banting. Saat terbanting, hard disk akan rusak dan tentu data Anda tidak bisa diakses. Seperti apa ketahanan sebuah SSD? Anda bisa melihatnya di video ini.
Selain tahan banting, SSD juga tahan getaran. HDD yang sedang bekerja saat terkena getaran yang terus-menerus akan mengalami kerusakan mekanik. Hal ini tidak akan terjadi kepada SSD. Selain itu, Anda tidak akan menemukan bunyi “ctek…ctek…ctek” yang secara acak akan ditemukan di sebuah HDD. Bagaimana dengan masalah panas? HDD cenderung panas akibat adanya gesekan dalam mekaniknya, yaitu di putaran spindle-nya. Hard disk yang panas tentu saja dapat membuat kerusakan; itulah saatnya mengucapkan selamat tinggal kepada data-data Anda. Mau tahu ketahanan sebuah SSD terhadap panas? Anda bisa lihat video di bawah ini.

6. Mahal?

SSD cenderung sama dengan harga mahal. Mengapa? Hal ini dikarenakan produksi sebuah flash memori memakan biaya yang lebih mahal. Selain itu, teknologinya juga tergolong baru. SSD merupakan sebuah produk baru yang harganya seiring dengan waktu akan turun. Harga sebuah SSD termurah dua tahun yang lalu sama dengan harga SSD dengan kapasitas 60 GB sekarang ini. Untuk sebuah SSD dengan kapasitas 30 GB saja Anda harus merogoh kocek sekitar Rp800.000. Dengan harga yang sama, Anda tentu sudah mendapatkan sebuah hard disk dengan kapasitas sekitar 2 TB. Perbandingannya jauh, bukan? Akan tetapi, Anda harus melihatnya dari sisi yang berbeda. Setelah melihat poin-poin di atas, dapat dilihat bahwa SSD lebih aman. Bayangkan Anda adalah orang yang sering bepergian dengan menggunakan laptop. Saat bekerja di mobil, tiba-tiba ada lubang yang mengakibatkan notebook Anda jatuh. Saat itu terjadi kepada sebuah hard disk, hal tersebut bisa membuat hard disk rusak. Tidak dengan SSD. Data yang bernilai jutaan rupiah pun aman oleh kejadian seperti ini. Intinya, SSD lebih tahan banting, air, getaran, dan panas. Sekarang, pertimbangkan, mana yang jauh lebih mahal: data-data Anda atau sebuah SSD?
Rabu, April 13, 2011 | 0 komentar | Read More

Prosesor mobile Terbaru Qualcomm Dengan Kecepatan 2.5GHz

“ Kehadiran prosesor terbaru dari Qualcomm rencananya akan ditanamkan untuk tablet yang mampu menghadirkan suara dolby stereoscopic hingga 7.1, serta memiliki kemampuan kamera sebesar 20 megapixel. Pada masa mendatang, akan hadir berbagai perangkat menggunakan sistem operasi Android dengan harga di bawah 3 juta, tentunya dengan dukungan chipset dari Qualcomm yang lebih cepat dan lebih hemat daya. ”

CHIP Online - Krait : Prosesor Terbaru Qualcomm Dengan Kecepatan 2.5GHz
Jakarta, CHIP.co.id - Qualcomm pada kesempatan kali ini mengumumkan serangkaian informasi mengenai prosesor yang akan hadir pada generasi mendatang dalam jajaran keluarga Snapdragon. Prosesor tercepat dari Qualcomm akan hadir dengan kecepatan hngga 2.5GHz per core dengan nama Krait. Krait akan hadir dengan performance 150 persen lebih cepat dan memakan daya lebih efisien, hanya sekitar 65 persen daripada ARM. Rencananya prosesor ini akan hadir dengan pilihan single, dual hingga quad core sebagai seri Adreno GPU yang mampu menghadirkan empat 3D core dan terintegrasi dengan modem LTE (31/3).
CHIP Online - Krait : Prosesor Terbaru Qualcomm Dengan Kecepatan 2.5GHz

Kehadiran prosesor terbaru dari Qualcomm rencananya akan ditanamkan untuk tablet yang mampu menghadirkan suara dolby stereoscopic hingga 7.1, serta memiliki kemampuan kamera sebesar 20 megapixel. Pada masa mendatang, Harry K. Nugraha selaku Senior Director and Country Manager Qualcomm International juge memaparkan akan hadirnya berbagai perangkat menggunakan sistem operasi Android dengan harga di bawah 3 juta, tentunya dengan dukungan chipset dari Qualcomm yang lebih cepat dan lebih hemat daya. Harry juga memaparkan beberapa perangkat sekarang menggunakan prosesor lain, namun niscaya prosesor Qualcomm yang telah berdiri lebih dari 25 tahun mampu menghadirkan kemampuan yang lebih cepat dari prosesor sejenisnya.
CHIP Online - Krait : Prosesor Terbaru Qualcomm Dengan Kecepatan 2.5GHz
Prosesor dari Qualcomm hadir dengan chipset yang terintegrasi dengan modem, menjadikan ukurannya yang lebih kecil, lebih cepat, dan tentu saja lebih hemat daya, sehingga dapat digunakan pada berbagai perangkat dalam berbagai ukuran. Prosedurnya bahwa setiap brand yang menggunakan prosesor Qualcomm akan mendapatkan berbagai masukkan serta informasi akan bentuk perangkat yang akan dihadirkan, sehingga brand tersebut memudahkan dalam membentuk perangkat baru, karena bagannya telah diberikan. Setelah itu akan terjadi berbagai penyesuaian dan testing dalam beberapa waktu, baik dari sisi Qualcomm dan brand yang bersangkutan, sebelum pada akhirnya perangkat baru itu muncul dipasaran.
CHIP Online - Krait : Prosesor Terbaru Qualcomm Dengan Kecepatan 2.5GHz

Harry juga menjelaskan bahwa kehadiran Qualcomm pada tahun ini akan mengarah kepada penggunaan aplikasi multimedia, sehingga diperlukan kemampuan yang semakin cepat, namun harga yang semakin ditekan agar perangkat baru semakin bertambah dari waktu ke waktu.
CHIP Online - Krait : Prosesor Terbaru Qualcomm Dengan Kecepatan 2.5GHz
Keluarga chipsets Snapdragon dengan single-core adalam MSM8930, dengan dual-core adalah MSM8960 yang akan hadir pada pertengahan tahun ini, sedangkan jenis quad-core yaitu APQ8064 akan hadir pada pertengahan tahun 2012 mendatang. Seluruh jenis chipsets tersebut akan terintegrasi dengan solusi konektivitas seperti WiFi, GPS, Bluetooth dan FM termasuk di dalamnya dengan Near Field Communication (NFC), stereoscopic 3D (S3D) video dan menangkap foto.
Rabu, April 13, 2011 | 0 komentar | Read More

Jangan Pernah Menekan Tombol F1 Waktu Browsing !

Written By Vapor Voyager Saputra on 05 April 2011 | Selasa, April 05, 2011

Microsoft  menemukan sebuah kelemahan pada piranti lunaknya. Demi mencegah celah ini dimanfaatkan, raksasa asal Redmond itu pun menganjurkan penggunanya untuk tidak menekan F1 saat melakukan browsing situs internet.
Seperti dikutip dari Microsoft Security Advisory, sebuah kelemahan telah ditemukan pada VBScript. Tepatnya, kelemahan ini akan berpengaruh pada komputer yang menjalankan Windows XP dan browser Internet Explorer (IE).
Kelemahan ini bisa dieksploitasi ketika pengguna menekan tombol F1. Tombol itu biasanya digunakan untuk memanggil fungsi bantuan (Help Menu) pada aplikasi Windows
“Jika sebuah situs jahat menampilkan Dialog Box yang dibuat khusus dan pengguna menekan F1, sebuah kode jahat bisa dijalankan di komputer pengguna sesuai dengan otoritas pengguna tersebut,” demikian peringatan dari Microsoft.
Nah, beberapa cara ditawarkan Microsoft untuk mencegah kelemahan ini menyerang komputer:
* Jangan menekan F1 saat diminta oleh situs tertentu
* Matikan akses ke Windows Help
* Ubah aturan pengamanan IE menjadi ‘High’ untuk memblokir ActiveX
* Atur IE agar memberi peringatan saat hendak menjalankan ActiveX

Sekali lagi, celah ini berpengaruh pada komputer yang menjalankan browser Internet Explorer pada sistem operasi Microsoft Windows XP. Pengguna sistem operasi atau piranti lunak browser lain tak akan terpengaruh.

Sumber : http://mrgfacebook.wordpress.com


Selasa, April 05, 2011 | 0 komentar | Read More

AMD Mulai Mengirimkan Llano ke Partner OEM


Penantian panjang terhadap APU Seri-A dari AMD tampaknya akan segera berakhir! Ya, AMD baru saja mengumumkan bahwa mereka telah mengirimkan APU Seri-A, atau yang dikenal dengan sandiLlano, ke partner OEM mereka. Hal itulah yang disampaikan Phil Hughes, Senior PR Manager AMD, dalam sebuah post nya di AMD Blogs.
Selain mengumumkan pengiriman APU Seri-A tersebut, Hughes menyatakan bahwa produk-produk yang menggunakan APU tersebut diharapkan akan mulai bermunculan di kuartal kedua tahun 2011 ini. Sayangnya, Hughes tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai APU Seri-A yang telah dikirimkan ke OEM tersebut. Namun, berdasarkan roadmap yang sempat disinggung beberapa waktu yang lalu, tampaknya APU Seri-A untuk platform mobile-lah yang telah dikirim AMD ke OEM. Bila benar demikian, sepertinya kita akan melihat banyak notebook-notebook baru yang dipersenjatai dengan APU Llano tersebut pada event Computex 2011, awal Juni 2011 mendatang.
APU Seri-A, dengan sandi Llano, adalah seri APU Fusion ketiga yang diperkenalkan AMD di tahun 2011 ini. Sebelumnya, di awal tahun ini, AMD memperkenalkan APU Seri-C (Ontario) dan Seri-E (Zacate) yang saat ini mulai banyak digunakan di notebook, netbook, dan platform HTPC dari berbagai produsen. Tim JagatReview juga sempat mencoba kehandalan APU Seri-C dan Seri-E yang terpasang pada produk notebook Acer Aspire 4253, netbook Acer AspireOne 522, dan juga motherboard HTPC MSI E350IA-E45 yang telah kami uji beberapa waktu yang lalu. Tentunya, kami berharap dapat segera mencoba kemampuan APU Seri-A yang tentunya akan memberikan kinerja lebih tinggi dari kedua APU yang dirilis di awal tahun 2011 ini.
Selasa, April 05, 2011 | 0 komentar | Read More

ASUS-Automobili Lamborghini VX7 laptop

When ASUS and Automobili Lamborghini first joined forces, you would have been forgiven for thinking this was merely a design and marketing venture. A quick first-hand tour of the revamped VX7 notebook will certainly convince you otherwise. The ASUS engineering and design people sure take their automotive inspiration seriously, pouring enough technology into this 15.6” wonder to make it a contender for one of the most powerful gaming/desktop replacement portables around.
The lure of the road...
Of course, it helps that the VX7 does look like a Lamborghini – namely the Murcielago LP640 Roadster. This is especially true of the rear end, which incorporates huge vents shaped to resemble the taillight and exhaust portions of the venerable Lamborghini powerhouse. That’s real fusion of form and function, because these vents don’t just look cool, they act the part, getting rid of heat quite prodigiously. You’ll need this good thermal performance for all the gaming you’re going to be doing on the VX7.
All the competition ever sees of the VX7
Other touches evident on all VX7 models are leather-trimmed palm rests (the decadence!) and a power button that looks suspiciously like an engine start. And while our test unit came in classy black, ASUS is offering the VX7 in Lamborghini orange and carbon fiber too, with all colors officially licensed and formulated to match the actual application on the cars themselves. Yes, your notebook PC can have the same paintjob as a top of the line automotive speed machine.
But it will let you get up close and personal
Under the hood (we had to say it) lies the real strength of the new VX7 we took delivery of. True to its legacy, this PC is all about power and more power. Quad-core Intel i7-2630QM CPU? Got it. Up to 16GB of DDR3 memory? Check. 750GB HDD or SSD/HDD hybrid drive? Onboard. Should you forgo the hybrid in your own configuration, the VX7 supports up to 1.5TB in total storage. Plus there’s Blu-ray for very good measure as well.
Rest your palms on some luxurious leather
But we were most taken aback by its graphics. The discrete GPU is a DX11-certified NVIDIA GeForce GTX 460M, which is at the high-power end of  notebook graphics. Yet, ASUS has upped the ante even more, with a humongous 3GB of GDDR5 video memory, the biggest allotment we’ve seen on any notebook to date. The extra video memory proves very useful in actual gaming performance, enabling better texture detail and higher resolutions. We’ve tested the VX7 with games like ArmA II and Black Ops, and performance was super smooth at high settings.
This may look like a stylish about-town sort of notebook, but in actuality it’s a gaming machine very much in the vein of the popular Republic of Gamers G series. In other words, if you’re a gamer who also loves cars, stop reading and get buying.
The ASUS-Automobili Lamborghini VX7 is available now. Check local retailers for prices and specs, as those may vary from the version described here.
Drop us a line and tell us what you think of this rev-tastic notebook in the comments section!
Selasa, April 05, 2011 | 0 komentar | Read More

Last Post

SiteCompInfo